Home Blog

Usai Wartawan Indonesia Bersatoe Melakukan Aksi di Kemendagri, IWO Indonesia Sebar Spanduk Berisi Tegakkan Keadilan Hukum

0

KARAWANG – Ratusan wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe akhirnya turun aksi. Setelah sebelumnya beredar di berbagai Sosial Media (Sosmed), pamflet yang mengatasnamakan Wartawan Indonesia Bersatoe menyerukan aksi di Kemendagri.

Aksi tersebut merupakan tindaklanjut dari kasus penganiayaan, pengancaman dan tindak kekerasan terhadap dua wartawan di Kabupaten Karawang yang terjadi hampir dua pekan lalu. Bahkan sampai disuruh minum air kencing serta minuman keras (miras), diantara korbannya adalah Gusti Sevta Gumilar alias Junot dan Jaenal Mustofa.

“Penggalangan solidaritas dan Aksi Nasional ini, kami gelar sebagai bentuk keprihatinan Insan Pers yang terjadi kepada 2 Wartawan Karawang,” ujar Dankorlap Aksi, Alek di depan Kantor Kemendagri RI, Kamis (29/9/2022) lalu.

Disebutkan Alek, dalam aksi kali ini didukung oleh berbagai Organisasi Kewartawanan, lembaga kontrol sosial lainnya dan organisasi advokat.

“Sedikitnya ada 23 organisasi dan lembaga yang mendukung gerakan kita,” tandasnya.

Sementara, Ketua Umum (Ketum) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), NR. Icang Rahardian, SH. menegaskan, pihaknya akan terus berjuang menegakkan Supremasi Hukum. Diantara wujud aksi ini, IWO Indonesia memasang spanduk di beberapa titik, khususnya di wilayah Kota Karawang.

“Spanduk IWO Indonesia berisi tentang penegakkan Keadilan Hukum dan dugaan ada gratifikasi Bupati Karawang,” pungkasnya. (*)

DPP KNPI TERBITKAN SK PERPANJANGAN PENGURUS CARETAKER DPD KNPI JABAR

0

Bandung – Surat Keputusan (SK) DPP KNPI Nomor: Kep.008 /DPP-KNPI/XIII/2022 tentang perpanjangan kepengurusan Caretaker DPD KNPI Jabar dikeluarkan sejak 27 Agustus 2022, ditandatangani oleh Ketua Umum KNPI Bung Muhammad Ryano Panjaitan dan Sekjend Bung Almanzo Bonara.

Usai disahkannya perpanjangan kepengurusan, DPP KNPI memberikan tugas dan amanat kepada Caretaker DPD Jabar untuk segera dilaksanakan. Yakni, melakukan rekonsiliasi dengan kepengurusan DPD KNPI versi lain yang ada di Jawa Barat.

Serta menyusun langkah-langkah konkrit dalam upaya melaksanakan tugas serta amanat dari DPP KNPI terkait keberlangsungan KNPI Jawa Barat ke depan.

Tujuan rekonsiliasi terhadap versi kepengurusan DPD KNPI Jabar yang lain, agar KNPI mulai dari tingkat pusat hingga daerah bersatu dan solid dibawah legalitas kepengurusan yang sah.

Diketahui, sejak terpilih dan dilantiknya Muhammad Ryano Panjaitan sebagai Ketua Umum KNPI, pada Juli 2022. Kepengurusan DPP KNPI ini telah sah di mata hukum dengan terbitnya SK Menkumham dan HAKI. Artinya, negara sudah siap bersinergi strategis dengan DPP KNPI.

Usai dilantik pada waktu itu, Ryano juga menegaskan sudah tidak ada lagi dalam kubu KNPI, menurutnya semua telah bersatu di sini. Semangat penyatuan dengan tagline KNPI SATU, INDONESIA MAJU dengan semangat Speed, Smart, Solid selalu di gaungkan di seluruh pelosok negeri, agar segera terwujudnya penyatuan.
Untuk merealisasikan tugas DPP terkait penyatuan KNPI di Jawa Barat, Caretaker DPD KNPI Jabar menggelar rapat pengurus perdana di Kota Bandung, Selasa (13/9/2022) malam.

Salah satu poin yang disepakati dalam rapat, pertama; untuk merealisasikan penyatuan KNPI hingga tingkat daerah, Caretaker DPD KNPI Jabar yang dikomandoi Hendra Guntara memutuskan memberikan tugas kepada sekretaris Careteker Bung Farda Sanberra untuk melakukan komunikasi dalam upaya rekonsiliasi.

“Hasil rapat hari ini, rapat caretaker (DPD KNPI Jabar) perdana setelah surat perpanjangan caretaker turun. Pertama kita mengupayakan rekonsiliasi dengan KNPI Jawa Barat versi yang lain, bagaimana kita bisa menjadikan KNPI satu di Jawa Barat,” ujar Sekretaris Caretaker DPD KNPI Jabar, Farda Sanberra.

Caretaker DPD KNPI Jabar menargetkan dalam waktu dua minggu upaya membangun rekonsiliasi dan konsolidasi terhadap kepengurusan DPD KNPI versi yang lain di Jabar bisa terselesaikan.

Pada intinya, kata Farda, rekonsiliasi ini menjadi prioritas utama, karena tentu penyatuan ini menjadi harapan bersama. Tahapan rekonsiliasi akan kita rumuskan bersama dengan harapan KNPI versi yang lain bisa duduk bersama mencari formulasi penyatuan, ungkapnya.
“Karena harapan kita KNPI bisa satu di Jawa Barat,” tuturnya.

Caretaker DPD KNPI Jabar sesuai amanah DPP, mengharapkan pihak lain bisa dengan tangan terbuka mencari cara bersama-sama, demi kesolidan dan penyatuan KNPI kedepan yang solid, dan memiliki legalitas yang sah, imbuhnya.

Upaya rekonsiliasi, lanjut Farda, tahapannya dengan duduk bersama melalui mekanisme organisasi yang tentu akan dikonsultasikan ke DPP KNPI.

Namun, bila dalam jangka waktu yang ditentukan tidak juga menemukan titik penyatuan, maka tugas berikutnya dengan terpaksa, Careteker harus menggelar musda.

Mengingat masa jabatan pengurus Caretaker DPD KNPI Jabar akan berakhir pada November 2022. Untuk itu, DPP KNPI melalui Surat pengesahan perpanjangan menginginkan Caretaker bisa segera melaksanakan dan menyelesaikan tugas dan amanah dengan segera.

“Dan apabila upaya rekonsiliasi ini tidak bisa di lakukan dan atau tidak menemukan titik temu, seperti amanat DPP, kita akan menggelar Musda, tentu ini pilihan terakhir,” ungkapnya.

“Tapi bila ini terjadi, tentu banyak pihak yang akan dirugikan, maka dari itu kami sangat berharap betul, kita semua bisa menurunkan ego, demi kemaslahatan pemuda bersatu di Jawa Barat,”

Farda juga menyampaikan apa yang ditegaskan oleh ketua Caretaker Hegun-sapaan akrab Hendra Guntara-dalam rapat tadi, “agar betul betul serius mengupayakan rekonsiliasi, karena ini jalan ikhtiar terakhir untuk penyatuan,” ujar Farda.

Setelah itu, lanjut Farda, agenda konsolidasi DPD kota dan kabupaten juga akan dijalankan, sebagai bagian dari tugas yang diamanahkan DPP ke Caretaker DPD KNPI Jabar.


“Karena itu bagian dari tugas yang tercantum dalam SK yang kami terima, semuanya bertarget waktu, agar semua segera tuntas, dan tentu tidak ada lagi versi versi di KNPI Jawa Barat hingga Daerah,” pungkasnya. (Red)

KETUM IWO INDONESIA BERSAMA TOKOH MASYARAKAT DESA CIBUNTU UCAPKAN TERIMAKASIH PADA KAJARI CIKARANG

0

BEKASI – Ketua Umum Iwo Indonesia ADV NR Icang Rahardian, SH bersama Tokoh masyarakat Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, melakukan konferensi Pers dalam rangka mengucapkan terimakasih pada Kejaksaan Negeri Cikarang, yang telah menetapkan tersangka dan telah memakaikan rompi merah Kepala Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, Jumat 9 September 2022 di RM Bebek Kaleyo Grand Wisata Tambun Selatan.

Menurut Baba Icang sapaan akrab Ketua Umum IWO Indonesia. Tidak butuh waktu lama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi tangkap mafia program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam sebulan, Kejari sudah menetapkan dua orang kepala desa menjadi tersangka. Yanga pertama Kepala Desa Lambang Sari dan yang kedua Kepala Desa Cibuntu Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi.

Sambung Baba Icang hal tersebut harus kita dukung dan kita berikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang beserta Jajarannya, dalam penegakan hukum di Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan yang sama, Mandor Jimmy selaku tokoh masyarakat Desa Cibuntu mengapresiasi atas kerja Kejari Cikarang dalam memberantas pungli dalam program PTSL.

“Saya atas nama tokoh dan masyarakat Desa Cibuntu selamat dan mengapresiasi dari pada Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang beserta jajarannya dalam memberantas pungli PTSL di Desa Cibuntu,” ucap Mandor Jimmy. (Red)

RINGANKAN BEBAN MASYARAKAT TERDAMPAK KENAIKAN BBM POLDA JABAR BERI BANTUAN RIBUAN SEMBAKO

0

Bandung – Polda Jabar dan Polres Jajaran serentak memberikan ribuan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Bandung 8 September 2022.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Zulfi turun langsung memimpin jajarannya membagikan sembako kepada masyarakat terdampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Wakapolda Jabar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terlebih saaf ini harga BBM mengalami kenaikan.

“Diharapkan masyarakat jugs bisa menjaga Kamtibmas di Jawa Barat dan bisa terus melangkah maju.” ucapnya.

Pembagian bantuan sembako itu dilakukan disejumlah titik, mulai dari Tegalega, Batununggal, Pasar Gedebage, Stasiun Kereta Api dan pangkalan ojeg sekitar RS Al Islam.

Brigjen Pol. Bariza Zulfi mengatakan pembagian bantuan sembako ini dilaksanakan atas dukungan berbagai element masyarakat seperti elemen pemuda, mahasiswa serta buruh dan organisasi masyarakat.

“Jumlahnya terdiri dari ratusan personil bermotor dan elemen pemuda, mahasiswa, dan buruh, menyebar ke pelosok masyarakat,” ujarnya.

“Kita beri bantuan kepada masyarakat kurang mampu terutama kepada masyarakat yang bekerja sebagai buruh harian lepas, ojeg online, pedagang kaki lima dan anak yatim piatu” tutur Wakapolda Jabar, Kamis (8/9/2022).

“Diharapkan bantuan ini sedikit banyak dapat membantu meringankan beban saudara – saudara kita yang kurang mampu yang terdampak kenaikan BBM” tutur Waka Polda Jabar.

Sementara Ma Eneh, seorang nenek penerima bansos mengucapkan terima kasih kepada Waka Polda Jabar atas bantuan sosial yang diberikan.

“Hatur nuhun Bapak Wakapolda Jabar bantosanana, paket sembako ieu kahartos pisan.” kata Ma Eneh sambil tertawa bahagia.

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Bangga Bekasi Adakan “Pentas Rakyat Bekasi” dan Deklarasi PUSAKA Di Distrik 1 Meikarta

0

BEKASI – Bangga Bekasi mengadakan kegiatan pentas seni dan kebudayaan dengan tema “Pentas Rakyat Bekasi” sekaligus Deklarasi Pamong Budaya Seniman Artis Bekasi (PUSAKA), sebagai wadah untuk menaungi pelaku seni dan budaya serta artis di Kabupaten Bekasi.

Dalam rangka menghimpun para seniman yang ada di Kabupaten Bekasi, dipandang perlu untuk membentuk wadah yang menaungi para seniman dalam berkreasi. Hal tersebut disampaikan Ketua PUSAKA NR. Icang Rahardian, SH pada tanggal 27 Agustus 2022 di Distrik 1 Meikarta.

Dikatakan Ketua Pusaka NR. Icang Rahadian, SH terbentuknya Pusaka ini berkaitan dengan pembahasan nasib pekerja musik yang sebagian besar masih membutuhkan uluran tangan. Terutama para senimannya yang sudah lanjut usia (Lansia) dengan kondisi ekonomi memprihatikan.

“Keberadaan wadah seniman Bekasi yang diharapkan menjadi media untuk memajukan seni dan seniman khususnya kesejahteraan para seniman Bekasi,” NR. Icang Rahadian, SH.

Dikatakannya, PUSAKA diharapkan menjadi wahana komunikasi dalam memajukan potensi seni/budaya yang ada di Bekasi yang telah lama dikenal sebagai “gudangnya” seni/budaya.

Lebih jauh dikatakan Ketua PUSAKA bahwa keberadaan para seniman bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi adalah modal besar yang harus dikelola dengan baik bagi kemajuan Bekasi. Oleh karena itu diperlukan media yang tepat untuk berkreasi sehingga karya seniman mendapat tempat di hati Rakyat Bekasi.

“Dengan kreasi yang baik dari para seniman untuk menciptakan bagaimana seni mendapat tempat dihati Rakyat Bekasi,” kata NR. Icang Rahadian.

Masih kata Baba Icang sapaan akrab NR. Icang Rahadian, Pusaka ini bersifat kekeluargaan, dengan landasan rasa cinta dan persatuan batin.

“Karenanya, kami lebih terfokus pada nasib di antara anggota dan seprofesi, melakukan pembinaan serta meringankan beban,” tambahnya.

Sekalipun NR. Icang Rahadian yang merupakan Ketua Umum IWO Indonesia, bukan bagian dari pekerja musik atau seniman, namun bertekad mendukung penuh semangat para seniman Bekasi. Khususnya peduli terhadap pekerja musik yang kondisi eknominya lemah, serta yang sudah Lansia. Sekalipun di eranya dulu pernah berjaya, tapi setelah tua kodratnya berkata lain, tetap menjadi prioritas untuk diperhatikan.

“Karena Psaka bersifat kekeluargaan, maka dengan rasa cinta kami akan melakukan pembinaan, dan mengasihi mereka. Jika diperlukan, akan siap membantu permasalahan hak royalti yang selama ini masih belum jelas kontribusinya,” pungkasnya. (Red)

Brimob Loreng Bentak Wartawan di Sidang Etik Ferdy Sambo, Ketum IWO INDONESIA Sayangkan Sikap Arogan Oknum Brimob

0

JAKARTA – Beredar video seorang anggota Brimob berseragam loreng membentak sejumlah wartawan yang meliput sidang etik mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kamis, (25/8).

Anggota Brimob itu marah-marah ketika para wartawan menunggu kedatangan Ferdy Sambo di depan ruang sidang, lantai 1 Gedung Transnasional Crime Center, Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan.

“Woi wartawan dengar. Kalian kalau tidak mau tertib saya tidak peduli, di luar semua,” kata anggota Brimob itu dengan nada tinggi sambil menunjuk ke arah wartawan.

Sontak yang berada di ruangan pun diam sejenak. Termasuk Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dan Karopemmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan yang berada di samping kanan anggota Brimob yang membentak.

Diketahui, sidang etik mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo digelar pada Kamis pagi, 25 Agustus 2022. Polri sebelumnya menetapkan Ferdy sebagai tersangka  kasus pembunuhan berencana terhadap ajudannya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Lingkungan Mabes Polri dijaga ketat menjelang sidang etik Ferdy Sambo. Sejumlah anggota Polri dari satuan kerja Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Yanma).

Selain itu ada juga sejumlah personel polisi yang menggunakan seragam loreng khas Brimob. Para personel Brimob juga membawa senjata laras panjang. 

Sidang etik Ferdy Sambo menghadirkan lima saksi. Kelima saksi itu yakni Brigjen H, Brigjen B, Kombes B, Kombes A, dan Kombes S.

Alasan saksi dihadirkan tujuannya untuk melakukan konstruksi hukum pelanggaran kode etik yang dilakukan terhadap Ferdy Sambo.

“Brigjen H, Brigjen B, Kombes B, Kombes A, dan Kombes S dihadirkan sebagai saksi. Sekaligus akan menjadi konstruksi hukum sidang etik terhadap apa yang dilakukan FS,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Sementara itu ditempat terpisah Ketua Umum IWO INDONESIA NR. Icang Rahadian, SH menyayangkan sikap Oknum Brimob yang membentak wartawan, karena seperti diketahui jurnalis atau wartawan merupakan seseorang yang pekerjaannya mengumpulkan serta menulis pemberitaan, baik di media massa cetak, maupun elektronik. Pada dasarnya, inti pekerjaan jurnalis, wartawan, dan reporter itu sama, yaitu mencari, meliput, dan memproduksi berita untuk disebarkan kepada masyarakat.

“Oknum Brimob tersebut sudah melakukan kesalahan besar dengan menghalang-halangi kinerja wartawan, ini harus ditindak. Apalagi sesuai undang-undang pers, siapa saja yang menghalangi kinerja wartawan, maka akan berhadapan dengan hukum,” kata NR. Icang Rahadian, SH.

Dengan adanya kasus ini, Ketua Umum IWO Indonesia meminta pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas masalah Oknum Brimob yang membentak terhadap wartawan yang melakukan peliputan. Sebab menurut NR. Icang Rahadian, SH saat ini banyak warga yang tak tau sejauh mana fungsi wartawan saat bertugas dilapangan. Padahal kinerja wartawan tidak boleh dihalang- halangi. Karena kerja para jurnalistik para wartawan secara hukum dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Karena itu, upaya menghalangi kerja jurnalistik bisa saja dipidanakan.

“Dari sudut pers, tidak boleh pihak manapun menghalangi kerja jurnalistik, tanpa terkecuali. Termasuk meminta untuk tidak menyebarkan berita dari pihak yang bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (Red)

Warga Keluhkan Genangan Air di Jalan Raya Depan Kantor Desa Karang Rahayu

0

KABUPATEN BEKASI – Genangan air di depan kantor Desa Karang rahayu membuat risih warga Kp.Pelaukan, Hal ini dikeluhkan oleh para pengendara roda dua dan roda empat, terutama jasa angkutan umum dan pengendara motor.

Tergenangnya air di jalan Raya Pelaukan Pule yang melintasi depan kantor desa Karang Rahayu hingga kini tergenang air dan belum adanya perhatian dari pemerintah desa Karang Rahayu, apalagi pada saat turun hujan.

Rohman, warga setempat menuturkan “kalau setiap hujan Jalan Raya Pelaukan Pule selalu banjir, terutama didepan kantor Desa Karang Rahayu, hujan tidak hujan selalu digenangi air. Bahkan, sambung Rohman, jalan yang berada depan Perumahan Griya Rahayu pun sudah pasti menjadi langganan banjir,bahkan nyaris tidak bisa dilintasi di saat musim penghujan turun.” ucapnya dia, Rabu (24/8/2022).

Rohman menambahkan, seharusnya pemerintah desa Karang Rahayu sigap terhadap Got saluran air yang berbulan-bulan mampet,ini harus diperbaiki agar air tidak limpas ke jalan raya, Kami sebagai warga pelaukan desa Karang Rahayu, pingin melihat Got yang ada di depan desa Karang Rahayu rapih dan bersih.

Rohman berharap, genangan air yang disebabkan Got mampet jangan dibiarkan,pemerintah desa Karang Rahayu harus tegas dan sigap, terutama Kepala Desa dan Kasi Kesranya,jangan diam nanti terkesan ada pembiaran.

“Walaupun saya denger pemerintah desa Karang Rahayu, akan ada niat untuk diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari Kepala Desa dan Kasi Kesra, yang seharusnya pemerintah desa jangan menunggu bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat, kalau menunggu kapan selesainya genangan air di depan kantor desa Karang Rahayu.” tandasnya dia.

Pada saat dikonfirmasi ditempat yang berdeda, Suparman Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan), Suparman yang akrab disapa Pale, dirinya menjelaskan dihadapan Wartawan. Menurut saya ketika Got mampet bahkan melimpas kejalan raya, seharusnya pekerjaan seperti ini harus adanya kerjasama, bareng antara pemerintah desa dengan masyarakat, dan bagaimana caranya kita jangan mengandalkan bantuan dari Provinsi, tetapi kita harus dicari solusinya seperti apa.

Lanjutnya dia. “saya pribadi sudah berdiskusi soal genangan air di depan kantor desa, dengan Kepala Desa Karang Rahayu Ino Hermawati, bahkan saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada aparat desa karang rahayu yang lainnya, Agar kita bisa mecari solusi bagaimana jalan terbaiknya, terkait (Got) saluran air yang mampet tersebut bisa segera diperbaiki,” tutur dia.

“Saya sendiri melihat genangan air di depan kantor desa Karang Rahayu sangat risih sekali, bahkan tidak enak dilihatnya dan tidak pantas dilihat, karena itu di depan muka desa Karang Rahayu, terutama itu adalah jalur umum, dilihatnya bener-bener kurang bagus, kalau hal ini belum juga disikapi, nanti yang jelek nama desa juga. Artinya mari kita sikapi bersama-sama, ini seperti apa solusinya dan hayo kita bareng-bareng dengan cara yang terbaik,” terang dia.

Masih dikatanya ketua (TPK) “Tim Pelaksana Kegiatan”, dirinya berharap, Kepala desa Karang Rahayu, agar tegas menugaskan bahawannya sesuai dengan fungsinya, agar segala sesuatu bisa dikerjakan dengan baik, Begitu juga Didin selaku Kasi Kesra, tugasnya adalah, melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan. pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, pemuda, olahraga, dan karang taruna, Kasi Kesra jangan semuanya dikerjakan sendiri serahkan persoalan kegiatan kepada TPK, Kasi Kesra hanya cukup mengetahui saja.” tandasnya dia.
( Bray )

Ketua Umum IWO Indonesia Serahkan Piala Turnament Mini Soccer Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi

0

BEKASI – Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan Polres Bekasi merupakan para pencari berita atau Jurnalistik yang tergabung di kelompok kerja mitra Polres Metro Bekasi terdiri dari media online, Cetak, Radio Dan Televisi.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 77 sekaligus di hari jadi Kabupaten Bekasi yang ke 72 , Kelompok Kerja Wartawan Polres Bekasi menggelar turnament terbuka mini soccer cup di lapangan mini soccer Kartini di Desa Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan berlangsung selama dua hari, Sabtu ( 20/08/22) dan Minggu (21/08/22).

Ketua Panitia Rahmat Lubis, menjelaskan ini merupakan acara turnament perdana Kelompok Kerja Polres Metro Bekasi untuk memeriahkan HUT RI ke 77 dan Hari jadi Kabupaten Bekasi ke 72 sebagai bentuk nyata selain memburu berita, Pokja Wartawanpun bisa menyelenggarakan event atau turnament terbuka untuk warga di Kabupaten Bekasi.

“Ini acara perdana Pokja Wartawan Polres dan team yang mendaftarkan diri sebagai peserta sebanyak 24 team dan alhamdulillah berjalan lancar selama dua hari. “Ucap Rahmat Lubis, Minggu (21/08/22)

Lanjutnya, pada hari pertama pembukaan dibuka oleh Wakapolres Metro Bekasi dengan penengan bola pertama dan dihari kedua atau final dihadiri oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdhan, Kapolres Metro Bekasi Kombespol Gidion Arif Setiawan dan Ketua Umum Iwo Indonesia NR Icang Rahardian SH.

“Di laga final mempertemukan Kartini FC VS Nanggala 28 FC dan dimenangkan oleh Kartini FC dengan adu finalti. Pj Bupati Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Dan Ketua Umum IWO Indonesia datang untuk penyerahan hadiah.” Ujar Ketua Panitia Sekaligus Wakil Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi Rahmat Lubis.

Panitia penyelenggara mengucapkan banyak terimakasih kepada semua team yang mendaftarkan sebagai peserta turnament dan juga kepada semua pihak yang membantu mensukseskan acara perdana Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi. (Red)

Atikah 13 Tahun Tanpa Kabar, Disnakertrans Purwakarta Akan Datangi Keluarga

0

Purwakarta – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mengaku kesulitan melacak warganya, Atikah yang hilang tanpa kabar di Riyadh, Arab Saudi sejak tahun 2007.

“Terkait permasalahan Atikah ini kami mengetahuinya dari pemberitaan di media, dan sampai hari ini kami belum menerima laporan,” ungkap Kepala Disnakertrans Kabupaten Purwakarta yang diwakili Sub Subtansi Penempatan Tenaga Kerja, Marlina, Selasa (16/8/2022).

Dikatakannya, untuk melakukan penelusuran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja diluar negeri, Disnakertrans memerlukan sejumlah data dan dokumen, terlebih jika TKI tersebut sudah tidak ada kabar bertahun – tahun lamanya.

“Untuk melakukan penelusuran , tentunya kita memerlukan sejumlah dokumen, seperti, KTP, Foto Copy Paspor, nama perusahaan yang memberangkatkan, nama majikan, nomor telepon, atau data-data lainnya”, terang Marlina.

Dijelaskannya, setelah data dimiliki, maka pihaknya akan berkirim surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dengan melampirkan data yang ada untuk kemudian ditindaklanjuti ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk dilakukan penelusuran.

“Setelah dilakukan penelusuran kemudian ada kabar mengenai TKI tersebut, maka pihak Kemenlu akan berkirim surat kepada Disnaker,” ujarnya.

Untuk permasalahan Atikah ini, lanjut Marlina, secepatnya Disnakertrans akan segera menindaklanjuti dengan mendatangi pihak keluarga.

“Secepatnya kita akan telusuri dengan mendatangi pihak keluarganya termasuk sponsornya. Barangkali ada datanya. Ya, mudah mudahan ada titik terangnya, karena jika tidak ada data sama sekali, kita ini ibarat mencari jarum ditumpukan jerami,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Atikah binti Odis (38), warga Dusun Talun RT 14 RW 04, Desa Tajur Sindang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menghilang tanpa kabar sejak keberangkatanya ke Riyadh Arab Saudi tahun 2007 silam.

Kabar hilangnya Atikah mulai dirasakan keluarganya hanya berselang beberapa bulan dari keberangkatanya. Pasalnya sejak keberangkatannya ke Riyadh, Atikah sama sekali tidak pernah mengirimkan kabar, hanya sempat dua tiga kali menghubungi pihak keluarga melalui telepon majikannya.

Saat ini, keluarga pun berharap Atikah yang disebut-sebut bekerja di Riyadh, ini bisa segera ditemukan.

Kulsum (52) , ibu kandung Atikah mengatakan, anaknya itu berangkat menjadi TKW pada tahun 2007 dan sampai sekarang tiga belas tahun berlalu, Atikah belum pernah lagi memberikan kabar sama sekali. (Red)

Hendra Guntara : “Bentrok Ormas PP di Suites Metro Bukan Anggota MPC Kota Bandung”

0

BANDUNG – Menanggapi berita mengenai adanya bentrok sesama kelompok oknum kader Pemuda Pancasila di area The Suite Metro pada hari Jum’at 08 Agustus 2022 sekitar pukul 13.00 siang tadi.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Bandung Hendra Guntara yang akrab di kenal Hegun menjelaskan bahwa dalam bentrok tersebut tidak ada kader Pemuda Pancasila Kota Bandung yang terlibat.

Dikatakannya, bahwa Pemuda Pancasila Kota Bandung selalu menyerukan “Bandung Kondusif” yang mana hal ini menjadi komitmen yang akan dijaga serta selalu disosialisasikan dan berupaya untuk dijalankan oleh semua kader Pemuda Pancasila di Kota Bandung.

“Kami jamin tidak ada kader Pemuda Pancasila Kota Bandung yang terlibat dalam bentrokan yang terjadi di area The Suite Metro. Selama ini Kami keluarga besar Pemuda Pancasila Kota Bandung selalu berupaya menjaga komitmen untuk kondusifitas Bandung, bahkan kita termasuk dari inisiator bandung kondusif pada tahun 2018 lalu,” ucap Hegun dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Jumat 12 Agustus 2022 malam.

Menurutnya, disetiap kesempatan ketua MPC PP Kota Bandung selalu mengintruksikan kepada seluruh anggota dan kader Pemuda pancasila untuk bisa menghadirkan manfaat serta terlibat dalam menjaga kenyamanan masyarakat.

“Mana mungkin sikap kami bertolak belakang dengan moto kami, ” ujarnya.

Hegun menegaskan bahwa tidak ada satu orang pun kader Pemuda Pancasila Kota Bandung yang terlibat dalam bentrok tersebut.

“Bentrokan tersebut hanyalah kelompok oknum kader Pemuda Pancasila di luar Kota Bandung,” pungkasnya. (Red)

0FansLike
3,518FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Recent Posts